Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Miftahul Ulum Banyuputih Kidul menggelar kegiatan Santunan 10 Muharram 1448 H yang dipusatkan di halaman Kantor Yayasan Miftahul Ulum, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan yayasan dalam rangka memperingati bulan Muharram sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap santri yatim dan piatu.

Santunan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan sosial, tetapi juga dukungan biaya pendidikan bagi santri yatim dan piatu yang berada di bawah naungan Yayasan Miftahul Ulum. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para santri untuk terus semangat menuntut ilmu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, pengasuh pesantren, tenaga pendidik Madrasah Diniyah (Madin), MI, MTs, MA, serta dosen dan civitas akademika IAIM Lumajang. Selain itu, ribuan santri dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan Yayasan Miftahul Ulum turut mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat.

Dalam sambutannya, ketua III yayasan, H. Bukhori, S.Pd.I., MA. menyampaikan bahwa bulan Muharram merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yatim dan piatu yang membutuhkan perhatian serta dukungan bersama.

“Perhatian kepada anak yatim bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga atau lembaga tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan santunan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan pesantren dan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai lembaga yang bergerak dalam pelayanan kesejahteraan sosial anak, LKSA Miftahul Ulum terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung pemenuhan hak-hak anak, termasuk akses terhadap pendidikan yang layak. Pemberian bantuan biaya pendidikan pada momentum 10 Muharram ini merupakan salah satu bentuk komitmen lembaga dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak yatim dan piatu.

Suasana haru dan penuh kebersamaan tampak mewarnai kegiatan saat para penerima santunan menerima bantuan yang telah disiapkan. Kehadiran para pengurus, pendidik, dan ribuan santri semakin menambah semarak peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan kepedulian terhadap sesama.

Ketua LKSA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan santunan 10 Muharram merupakan wujud kepedulian lembaga terhadap anak-anak yatim dan piatu sekaligus bentuk implementasi nilai-nilai keislaman yang diajarkan di lingkungan pesantren.

“Momentum 10 Muharram menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa berbagi dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan piatu. Melalui santunan ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka serta memberikan semangat agar terus belajar dan meraih cita-cita. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, pengurus yayasan, tenaga pendidik, dan semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa LKSA Miftahul Ulum akan terus berupaya mengembangkan berbagai program sosial dan pendidikan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak serta peningkatan kesejahteraan anak asuh secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, LKSA Miftahul Ulum berharap dapat terus memperkuat perannya dalam memberikan pelayanan sosial, pendidikan, dan pendampingan kepada anak-anak yatim dan piatu, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mandiri di masa depan.