Pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Miftahul Ulum Banyuputih Kidul mengikuti kegiatan hari kedua Lumajang Excellence Education 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom, Sabtu, 16 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari seminar pendidikan dan pengasuhan anak yang sebelumnya digelar secara luring di Gedung Soedjono Lumajang. Hari kedua seminar difokuskan pada penguatan pemahaman tentang potensi anak dan pola pengasuhan yang tepat bagi peserta didik maupun anak-anak binaan di lingkungan LKSA.
Pada sesi utama, narasumber Coach Zayn Aly menyampaikan materi tentang macam-macam kecerdasan anak serta pentingnya menghindari salah vonis terhadap anak. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa setiap anak memiliki jenis kecerdasan yang berbeda dan tidak bisa diukur hanya dari kemampuan akademik semata.
“Jangan mudah memberi label negatif kepada anak. Bisa jadi anak yang dianggap lemah sebenarnya memiliki kecerdasan di bidang lain yang belum ditemukan,” jelas Coach Zayn Aly dalam sesi seminar daring tersebut.

Ia juga menekankan bahwa orang tua, guru, dan pendamping anak harus mampu mengenali potensi unik setiap anak agar mereka tumbuh dengan rasa percaya diri dan semangat belajar yang baik.
Pengurus LKSA Miftahul Ulum mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dari kantor lembaga bersama para pendidik dan pendamping anak. Melalui sistem daring, peserta tetap dapat menyimak materi dan mengikuti sesi diskusi interaktif bersama narasumber.
Ketua LKSA Miftahul Ulum, Husen, S.Pd.I, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan proses pembinaan anak-anak asuh di lingkungan LKSA.
“Kami mendapatkan wawasan penting bahwa setiap anak memiliki potensi dan kecerdasan masing-masing. Karena itu, pengasuhan harus dilakukan dengan pendekatan yang bijak, tanpa memberi cap negatif kepada anak,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh dari kegiatan Lumajang Excellence Education 2026 dapat diterapkan dalam pola pembinaan dan pendidikan di LKSA Miftahul Ulum agar anak-anak binaan semakin percaya diri dan berkembang sesuai bakat yang dimiliki.
Kegiatan hari kedua seminar berlangsung lancar dan interaktif hingga selesai. Para peserta berharap program edukasi seperti ini terus dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak di Kabupaten Lumajang.